Monday, June 8, 2020

APA ITU RISET? RISET ILMIAH?


Riset/penelitian berarti “to search for, to find” dalam bahasa latinnya berasal dari kata:

“re” / “cercier” yang artinya mencari. Secara singkatnya Riset dapat diartikan mencari informasi tentang sesuatu atau sebagai usaha untuk menemukan sesuatu.

Biasanya kita hampir setiap hari melakukan kegiatan riset contohnya dalam membeli suatu barang kita mencoba mendapatkan informasi-informasi tentang brand, kualitas, dan harga yang sesuai kita harapkan. Semuanya itu diperlurkan untuk mencari informasi yang dibutuhkan sebelum mengambil keputusan.

Riset yang dilakukan orang sehari-harinya lebih banyak menggunakan metode non-ilmiah(everyday scientific) dapat dikatakan tidak men-detail. Tentu saja hal ini yang menjadi pembeda dengan kegiatan riset ilmiah, mengapa? Karena Riset Ilmiah(Scientific Research) itu sifatnya; lebih sistematis, objektif, lebih hati-hati, dan lebih memfokuskan untuk mencapai ketelitian dan kebenaran.

Tabel Perbedaan Jenis Riset:


Riset merupakan proses penyelidikan secara hati-hati, sistematis dalam mencari fakta dan prinsip-prinsip suatu penyelidikan yang cermat guna menetapkan suatu keputusan tepat.

Tujuan riset adalah menemukan hubungan diantara fenomena melalui analisis yang akurat dan sistematik terhadap data empiris. Sedangkan tujuan dalam ilmu pengetahuan adalah menjelaskan suatu fakta dan memahami hubungan antar fakta.

 

Karakteristik Metode Ilmiah- Wimmer & Dominic (2000:11-13):

1. Bersifat publik: tergantung pada informasi yang tersedia secara bebas, Riset harus menginformasikan metode risetnya kepada yang lain, terbuka terhadap koreksi dan verifikasi.

2. Objektif: aturan-aturan eksplisit dan prosedur mengikat peneliti, berhubungan dengan fakta-fakta daripada interpretasi

3. Empirikal: Peneliti lebih memerhatikan pada dunia yang dapat diketahui atau yang secara potensial dapat diukur, menolak metafisikal dan penjelasan-penjelasan yang nonsensikal, konsep harus didefinisikan secara jelas, framing dan definisi operasional untuk memperjelas apa yang diteliti dan bagaimana menelitinya

4. Sistematik dan kumulatif: review literatur ilmiah dan konsistensi

5. Prediktif: memperediksi perilaku, kemampuan memprediksi fenomena atau peristiwa

Riset melalui metode ilmiah adalah upaya mengungkapkan realitas untuk mencari kebenaran secara objektif, empiris, dan sistematis,

 

ket:

- empiris: berdasarkan pengalaman (terutama yang diperoleh dari penemuan, percobaan, pengamatan yang telah dilakukan)

- eksplisit: gamblang, tegas, terus terang, tidak berbelit-belit (sehingga orang dapat menangkap maksudnya dengan mudah dan tidak mempunyai gambaran yang kabur atau salah mengenai berita, keputusan, pidato, dan sebagainya); tersurat

- interpretasi: pemberian kesan, pendapat, atau pandangan teoretis terhadap sesuatu; tafsiran;

- metafisikal: berporos pada pertanyaan mendasar mengenai keberadaan dan sifat-sifat yang meliputi realitas yang dikaji

- nonsensikal: argumen yang tidak masuk akal